2e47b232-98ec-4e1c-b849-c6c4fe236ed5

CONGRATULATIONS Yahya Choir (Junior High School)

Something happens that makes u realize that God’s up to something. Wooww.. we serve an AWESOME GOD!!

 

 

THANKS GOD..
CONGRATULATIONS YAHYA CHOIR..
Got a gold Medal and qualified into Grand Prix.
Fighting for GRAND PRIX. Do

Your Best!!

 

teens revival

Raditya Oloan in Teens Revival SMPK Yahya

“Masa depan mu ditentukan oleh keputusanmu hari ini” – Raditya Oloan

 

Rabu, 27 Februari 2019, SMPK Yahya mengundang secara khusus Raditya Oloan untuk memberikan pencerahan kepada peserta didik tentang betapa berartinya mereka di mata Tuhan. Bahwa kita semua dilahirkan untuk menjadi terang.

 

 

“Tuhan tidak pernah menyukai dosamu, tetapi Tuhan jatuh cinta sekali kepadamu.”

 

 Pernyataan ini harusnya menguatkan peserta didik untuk menyadari betapa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.

 

      Ada satu hal yang sangat sederhana yang akan menyelamatkan para remaja dari begitu banyaknya godaan dalam kehidupan, yaitu TAAT.

 

Kenapa kita harus taat kepada Tuhan?

Karena dengan ketaatan semua orang menjadi benar.

 

WhatsApp Image 2018-11-14 at 15.00.53

Yahya is Ready for Bebras Challenge 2018

Pernahkah kamu mengikuti Bebras Computational Thinking Challenge?

     Bebras Challenge adalah tantangan bagi para siswa SD, SMP dan SMA yang dilaksanakan secara online untuk mengedukasi kemampuan para siswa dalam memecahkan masalah melalui computational thinking atau informatika. Setiap soal dalam Bebras Challenge juga dilengkapi dengan gambar-gambar yang menarik sehingga membantu para siswa mengerti setiap soal lebih mudah.

 

     Nah, setelah mendapat informasi tentang Bebras Challenge dari beberapa guru Matematika di SDK Yahya, Yaheziel Christian Sunu Setiawan dan Sarah Maria Panggabean – siswa kelas 6 SDK Yahya – akan mengikuti Bebras Challenge untuk yang ketiga kalinya. Yuk, kita simak pengalaman mereka selama mengikuti Bebras Challenge.

 

     Selama mengikuti lomba ini, Yaheziel mengaku bahwa dia banyak mendapat pelajaran dari tantangan Bebras seperti berpikir outside of the box atau berpikir kritis, mengasah logika dan bahkan belajar untuk bersabar. Selama kompetisi Bebras Challenge, memang banyak faktor yang dapat menentukan nilai akhir dari tiap peserta. Yaheziel pun merasa senang saat mengikuti tantangan Bebras pada tahun 2017, karena pada waktu itu koneksi server cukup lancar dibandingkan tahun sebelumnya. Tak heran apabila nilai Yaheziel juga meningkat dari pada tantangan Bebras tahun 2016.

 

     Sarah Maria pun mengatakan hal yang senada dengan Yaheziel. Sarah mendapat banyak pengalaman yang berharga. Sarah harus berlatih untuk menjawab soal-soal dalam Bebras Challenge dalam waktu secepatnya dengan ketelitian luar biasa. Bukan hanya bertanding dengan teman-teman SDK Yahya, Sarah pun juga harus bertanding dengan peserta lain dari berbagai sekolah di Bandung di ruangan yang sama. Oleh karena itu, suasana kompetisi Bebras Challenge terasa seru dan menegangkan!

 

     Sebelumnya selama dua tahun berturut-turut SDK Yahya juga telah meraih prestasi di Bebras Challenge di Tingkat Nasional. Nathan Sebastian Tanusubroto meraih juara III Bebras Challenge di tingkat nasional pada tahun 2016. Di tahun 2017, Keisha Grace Christian berhasil meraih juara I Bebras Challenge di tingkat nasional dan Daniel Egia Lamido meraih juara II di tingkat nasional.

 

    Dengan semangat juang parasiswa serta guru pembimbing SDK Yahya, mari kita doakan semoga Yaheziel Setiawan, Sarah Maria, beserta 30 peserta didik SDK Yahya lainnya akan berhasil meraih nilai tertinggi di Bebras Challenge 2018 pada hari Kamis, 15 November 2018 di Universitas Maranatha. Nothing is impossible with God! We can do it!

(Yahaziel Christian Sunu Setiawan dan Sarah Maria Panggabean)

 

WhatsApp Image 2018-11-14 at 15.01.47

WhatsApp Image 2018-10-26 at 05.33.36

Anaiah Goes to Jakarta

          We are overly proud of Anaiah Love Siallagan who won the first champion of Erlangga English Speech Contest 2018 in Bandung! Anaiah is a fourth grade student of Yahya Christian Primary School who joined the selection with other hundreds of students, including other ten students of Yahya Christian Primary School. Those ten magnificent children were Eunike Octaviani Ananda, Steffi Margareth Simangunsong, Regina Tiara Nadira Kusmana, Ida Bagus Wiranatha Nararya Mahaputra, Stephanie Eunike Tricia, Geraldine Florencia Technicara, Emilia Samantha Thomas, Abrielle Hazzeline Callystha, Clarissa Rebecca Lumoindong and Aryasatya Cahyono.

 

      Anaiah’s journey, however, wasn’t thoroughly stress-free at first. She had to compete with other four Yahya children who were also chosen to be the 15-top finalists in the last round of the contest; they were Eunike, Steffi, Regina, and Gusnatha. But each of the student had their own unique voice to speak about and surely had the determination to shine and share their light!

 

         Thus far, the luck was on Anaiah’s side! Her self-belief and hard work earned her big success! She was chosen as the first winner and is going to represent West Java in Erlangga National English Speech Contest 2018 on October 27th 2018 in Jakarta.

         Please, pray for Anaiah during this joyous time. She has done her best and the results will be forthcoming.

         God bless you more and more, Anaiah! All the best for you!

     Joshua 1:9 “Have I not commanded you? Be strong and courageous. Do not be frightened, and do not be dismayed, for the Lord your God is with you wherever you go.”

Marwati & Henriefta Nancy

WhatsApp Image 2018-10-08 at 13.41.07

Outing to Seaworld & Ocean Dream Samudera

     Pada hari Senin, tanggal 10 September 2018 anak-anak kelas 1 dan 2 SDK Yahya mengikuti kegiatan outing ke Jakarta. Anak-anak berangkat dari sekolah pukul 5.45 dini hari, dan kembali ke sekolah pukul 21.00.

 

    Pada kegiatan outing ini anak-anak mengunjungi 2 tempat, yaitu Seaworld dan Ocean Dream Samudera. Di Seaworld anak-anak di ajak untuk mengenal dan mengamati jenis-jenis hewan laut dan perilakunya. Sedangkan di Ocean Dream Samudera anak-anak di ajak untuk menyaksikan pertunjukan dari hewan-hewan seperti lumba-lumba, berbagai jenis burung, beruang madu, berang-berang, serta ada juga anjing laut.Diakhir kegiatan anak-anak juga di ajak untuk menonton film Yogi Bear di film 4dimensi.

 

    Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan peserta didik pada ekosistem laut hingga dapat menambah wawasan anak-anak, serta melatih kemandirian anak-anak karena mereka pergi tanpa orang tua. Dan juga outing ini kami adakan agar anak-anak dapat menikmati pembelajaran diluar kelas.

  

WhatsApp Image 2018-10-08 at 13.41.11

  

WhatsApp Image 2018-10-08 at 13.41.07

  

WhatsApp Image 2018-10-08 at 13.38.44

  

WhatsApp Image 2018-10-08 at 13.35.36

  

WhatsApp Image 2018-10-08 at 13.37.48

WhatsApp Image 2018-09-17 at 08.23.06

Yahya Choir Goes to Semarang (UNIKA Soegijapranata)

Hari ini kita sama tegak berdiri, hanya untuk berjuang merebut sedikit mimpi. Yahya Choir, aku masih disini hanya untuk kalian. Anak-anak terhebat yang Tuhan kirim meski bukan dari rahimku, tapi kalian matahari yang tak pernah berhenti menemaniku. Ada tawa bahagia, ada canda yang hanya milik kita.

Tak pernah kujumpa guru sehebat kalian, bersama kalian kemarin dan hari ini adalah sebuah kebahagiaan.

 

YAHYA CHOIR

 

Gold medal, silver medal atau apapun yang kalian peroleh, adalah salah satu bentuk apresiasi yang mereka berikan untuk pencapaian kalian. Tapi proses meraihnya adalah sesuatu yang akan sangat berharga untuk kita, kalian, dan aku.

 

Ketika semalam disebutkan bahwa Yahya Choir mendapatkan Gold Medal, itu adalah hal yang paling pantas untuk semua usaha kalian. Semua hanya karena kebaikan-Nya. Teruslah bermimpi, aku akan selalu ada untuk mendukung kalian.

 

Semarang, 10 September 2018 – Ema Ridawati

WhatsApp Image 2018-09-17 at 08.23.07

artikel 06 sept 2018

My First Impression of Yahya Christian school and MPLS experience

When I first came to Yahya Christian School it was kind of
nerve-wrecking in the beginning, but after only a couple of
days being there, I felt like I was welcomed and everyone
was friendly — the students, the teachers and even other
staff members. I was able to make new friends easily and
it made me confident in going to school. I was always
afraid of going to a new school and having to meet new
people because they might not accept me the way I am,
but in Yahya I felt really welcomed!

The first week of attending high school in Yahya is to
experience MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan
Sekolah). I personally think it is an excellent idea for the
school to come up with this experience especially for the
new students because this experience really help the new
students to wind down a little and get to know the school
and students before actually taking the classes. It
introduces the students to new people such as teachers,
classmates, the facilities, the curriculum and how the
school basically works. In the MPLS experience, there are
also workshops students attend to gain more knowledge
about schools around Indonesia and other kinds of
interesting workshops. My favourite part about MPLS has
got to be the games and interactions between old students
and new students. In only a few days in Yahya I got many
new friends already!

Yahya Christian School has a great environment for
students, we all bond easily like a family and everyone
here is really friendly and welcoming. Truly it is the best
environment of school I’ve ever been to so far!

– Anastha Divaldytha, Grade 10

_MG_5236-1

Week of Welcome at Yahya Christian Primary School

     Transition at school is a crucial moment and it is not always easy for children. We are very happy with Yahya Christian School since they address this issue very well. Our daughters, Gwen (grade 3) and Olivia (grade 1), recently joined Yahya after spending 4.5 years in Melbourne-Australia. They took a giant leap of faith when transitioning to a new environment, new friends, new teachers, new routines, and even new languages.

 

     Yahya Christian School is very proactive to help our daughters during their transition time. As Gwen and Olivia have difficulties to write and talk in Bahasa, the teachers actively modify their teaching method to help our children. More importantly, the school provides a secure and nurture environment that supports our children to enjoy their days at school. We would like to thank all staff in the school for making an easy and smooth transition for the girls. This is the real education, keep it up Yahya!!

by : Mr. & Mrs. Joni

“Our school is fun” – Gwen

“Let’s go to Yahya school because it’s cool” – Olivia

_MG_5229-1

_MG_3916-1

My First Day at School

On Monday, 16th July 2018, all of the students were getting ready for the first day of School. My first day at Yahya Middle School have been really fun! I’ve made loads of new friends and I’ve also met up with some old friends from Yahya Primary School that I haven’t seen for a while. At the first, it was hard to know some friends from the different Primary Schools, but when I came in, they greet me so nicely. And, I’m thankful for that. They were so nice and warmful, even with new students. We are getting closer day by day.

The teachers have been really kind and for the first time the lessons aren’t to difficult. They kindly teach us about the school’s locations and the school rules. The 8th and the 9th graders are also very humble, friendly, and fun! I hope that everything will always be good, or maybe even better. That’s all from me, thank you MPLS SMPK Yahya! God bless us.

_MG_5299-1

by : Keiko Zefanya Ayori

_MG_3900-1

MPLS is Fun

First day of MPLS it was so boring I think. When I was entering the gate, I felt shy because I was the only student of Yahya Christian Primary School. And I met my old friend, Jan Christian. He is my friend at church. After I met Jan, I became acquainted with the others like Keiko, Yoel, Agnes, and Elisa. We went into the hall. In the hall, we listened to the reflection. After that, we were divided into 4 groups. I was in the Respect group. It’s very fun to be there.

_MG_5292-1
Day 2 of MPLS  We did a lot of things in the hall. We listened to the teacher’s presentation of the school rules, OSIS and many more! After that we made a wall magazine about aout “Respect”. The best part of the MPLS was when we played as a team. I Just love that because we can know the personality of each other. Respect, listening to the leader, and Trust God are what I have from this MPLS. I really enjoy the MPLS! A lot of new friends comes into my life.

 

by : Cheryl Stephanie Kriswihadi

WhatsApp Image 2018-03-08 at 11.35.55 AM

KKR Kelas 10

Sebenarnya, seberapa berharga nya manusia dimata Tuhan? Setiap orang pasti pernah berpikir hal demikian. Banyak orang menganggap dirinya tidak berharga karena kondisi fisiknya, kondisi keluarga, ataupun kondisi lainnya yang menyebabkan orang tersebut berpikir demikian. Mereka mungkin menyalahkan Tuhan dengan segala kondisi sulit yang mereka hadapi dan merasa ‘Tuhan tidak sayang saya’ , ‘ Tuhan mengapa saya dilahirkan dengan kondisi keluarga saya seperti ini ?’ , ‘Mengapa saya dilahirkan ?’ Hal tersebut seolah menjadi kesalahan Tuhan yang telah menciptakan mereka dengan kondisi buruk yang mereka hadapi dan menganggap bahwa diri mereka tidak lah berharga.

 

 

Pdt. Binsar Sagala dan membagikan cerita masa lalu nya yang pernah membuatnya berpikir WhatsApp Image 2018-03-08 at 11.35.53 AM‘Tuhan mengapa saya dilahirkan?’. Kondisi keluarga dan lingkungan adalah pemicu terbesar untuk membuatnya berpikiran demikian. Masa remajanya kacau, kehilangan arah, dan tidak memiliki tujuan, semuanya pernah ia alami, membuatnya semakin menyalahkan Tuhan dengan keadaan dirinya. Tetapi semua yang ada dalam pikirannya salah. Tuhan menyayanginya, dan memiliki maksud lain dibalik segala kesulitan yang ia alami sepanjang hidupnya. Buktinya, Pdt. Binsar mengalami Tuhan dalam kehidupannya dan menjadi berkat bagi orang lain. Hidupnya berharga.
 
Tuhan memiliki rencana pada setiap diri manusia. Tuhan membentuk dan menenun manusia (Mzm 139 : 13-14). Hal tersebut jelas sekali mengatakan bahwa Tuhan dengan sengaja membentuk manusia sesuai dengan rencana-Nya. Setiap manusia sangat berharga dimata Tuhan. Tuhan telah merencanakan segala sesuatu dalam hidup manusia, bahkan dari awal, jauhWhatsApp Image 2018-03-08 at 11.35.55 AM (1)
sebelum manusia dilahirkan hingga nanti manusia kembali kepada-Nya, Ia telah merencanakan semuanya itu (Mzm 139 : 16). Seharusnya kita semua bersyukur karena telah diciptakan Tuhan dengan segala kondisi yang dihadapi. Sebelum melihat kesulitan – kesulitan, sebaiknya kita perlu melihat segala kebaikan Tuhan yang sudah Tuhan berikan. Jangan selalu menganggap diri tidak berharga, tetapi ingat, bahwa Tuhan menciptakan manusia sesuai dengan gambar dan rupa Allah (Kej. 1 : 26), dan setiap manusia berharga dimata-Nya (1 Raja-raja 10 :21).

 

“Hidup kita berharga, dan hal itu tidak ditentukan oleh kondisi kita tetapi karena kita diciptakan segambar dan serupa dengan Allah.”

 

Author : Ivena Thalia

WhatsApp Image 2018-03-05 at 14.56.19

Hidup yang Sukses, Hidup yang Penuh Berkat Tuhan

Perayaan HUT YPK Yahya yang ke-56 serta Tahun Baru Imlek yang dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Februari 2018 berlangsung dengan meriah. Tema kali ini adalah 成功的生活 (Chénggōng de shēnghuó) yang artinya Kehidupan yang sukses. Kehidupan yang berlimpah dengan berkat Tuhan sehingga mampu memberikan dampak yang positif bagi lingkungan sekitar. Hal ini sesuai dengan nama Yahya yang berarti God is Gracious.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan renungan pagi oleh Ibu Nolce selaku perwakilan dari orang tua perdik, lalu acara dilanjutkan dengan prolog tentang sejarah Yahya yang dibawakan oleh kelompok Bina Hobi Seni Peran. Kemudian masuklah kita ke inti acara HUT Yahya yang disimbolisasikan dengan pelepasan balon-balon dan pemotongan kue ulang tahun oleh Direktur YPK Yahya Bapak Johannes dan Kepala SDK Yahya Bapak Supardi.

WhatsApp Image 2018-03-02 at 3.25.43 PM

Anak-anak terlihat ceria dan aktif dalam perayaan ini. Rangkaian acara diisi dengan pertunjukan dan penampilan perdik dari Bina Hobi Wushu, Bina Hobi Musik, dan perwakilan solo perdik dalam menyanyikan lagu Mandarin. Setelah itu dengan memakai baju cheongsam serta pernak-pernik kebudayaan khas Tionghoa, dua perwakilan dari setiap kelas mulai bergaya di lapangan kita dalam rangka lomba Fashion Show SDK Yahya 2018.

Selanjutnya, Perdik kelas kecil melakukan kegiatan lomba seni mewarnai dan membuat naga dari kertas. Sedangkan perdik kelas besar mengikuti lomba mewarnai dan membuat kipas bergambar anjing – sebagai lambang shio tahun 2018.

Setiap peserta didik mendapatkan kue ulang tahun sebagai wujud syukur atas berkat Tuhan yang telah mengalir di kehidupan sekolah kita dan juga makanan khas Tionghoa berupa kue keranjang (nian gao) yang mengandung harapan agar rasa kekeluargaan dalam SDK Yahya semakin bertambah dari tahun ke tahun.

Suksesnya rangkaian acara di atas didukung aktif oleh para orang tua/ wali murid serta disponsori oleh Musicland, English First, dan Cimori. Semoga dengan perayaan HUT YPK Yahya yang ke 56 serta Tahun Baru Imlek 2569 ini akan meningkatkan semangat kita untuk kehidupan yang lebih sukses dalam setiap keberagaman dan tantangan di masa yang akan datang.

Author : Henriefta Nancy

WhatsApp Image 2018-02-02 at 16.03.21

Outing ke Taman Lalu Lintas

Sungguh bersyukur kepada Tuhan Yesus, sehingga karena kasih dan kemurahan-Nya, pada tanggal 18 Januari 2018, anak-anak KB dapat mengikuti kegiatan outing ke Taman Lalu Lintas.

Acaranya asyik loh!

Saat masuk kedalam, anak-anak berkumpul untuk berfoto bersama. Setelah itu, anak-anak jalan melalui jembatan dan berkeliling sambil mengenal rambu-rambu lalu lintas yang biasanya ditemui di jalan raya.

Anak-anak juga berkesempatan untuk naik kereta, berkeliling menikmati keindahan di sekitar Taman Lalu Lintas. Anak-anak sangat gembira.

Setelah naik kereta, semua anak diajak untuk naiWhatsApp Image 2018-02-02 at 16.03.22k korsel. Anak-anak sangat bersemangat, dan mereka semua berani!

Sebelum bermain lagi, anak-anak beristirahat untuk makan dan minum. Setelah mengisi energy kembali, anak-anak diajak untuk naik kereta motor, lalu naik sepeda roda 3. Anak-anak sangat berani dan senang. Mereka semua bermain dengan tertib dan riang. Guru-guru ikut menjaga anak-anak yang ternWhatsApp Image 2018-02-02 at 16.03.24(1)yata belum bisa naik sepeda roda 3. Guru-guru menuntun anak-anak tersebut dengan sabar.

Setelah acara selesai, anak-anak diajak untuk berdoa dan berpamitan pulang. Guru-guru senang melihat anak-anak yang bersukacita dan bersemangat sekali hari ini. Dengan kegiatan outing ini, anak-anak diajak untuk bermain sambil menambah wawasan tentang rambu-rambu lalu lintas.

  

WhatsApp Image 2018-02-02 at 16.03.24

TK1

KUNJUNGAN TK A KE TAMAN BEGONIA LEMBANG

TK Kristen Yahya selalu mempunyai program Outing, salah satunya adalah kunjungan ke Taman Begonia Lembang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak anak-anak mengenal langsung tentang macam-macam tanaman yang sudah diberikan melalui pengajaran di sekolah dengan tema Tanaman. Kali ini adalah kesempatan buat anak-anak TK A. Keceriaan dan rasa ingin tahu akan tanaman-tanaman yang ada disana terpancar dari wajah anak-anak saat mengunjungi Taman Begonia Lembang. Kegiatan ini berlangsung tanggal 13 Oktober 2017 kemarin. Anak-anak TK A didampingi oleh orang tua dan guru disambut hangat oleh kakak-kakak pemandu yang ada disana.

Di Taman Begonia, anak-anak diberikan pengetahuan tentang jenis-jenis tanaman TK 2yang ada disana. Dan kakak pemandu pun menjelaskan bahwa ternyata, bunga Begonia dapat dimakan. Anak-anak terkejut serta penasaran. Mereka pun segera mencicipinya. Berbagai ekspresi setelah memakan bunga tersebut terlihat di raut muka anak-anak. Setelah mendapatkan pengetahuan tentang tanaman-tanaman, anak-anak diajak oleh kakak pemandu untuk berkelilin dan belajar banyak hal. Anak-anak diberi kesempatan untuk belajar bercocok tanam di lahan Taman Begonia. Kemudian anak-anak juga diajak memanen beberapa sayuran seperti terung dan tomat cherry. Anak-anak terlihat sangat antusias dan gembira. Selain dapat beraktivitas di tempat baru bersama dengan teman-teman mereka, mereka juga membawa pulang ilmu dan pengalaman tentang tanaman, serta sayur-sayuran untuk dimasak mama dirumah.

Author : Ms. Sri
Editor : Admin

0452db3c-c923-4b36-9695-648412ae30b8

Dokter Kecil

Hai, namaku Sarah. Kalian pasti pernah ke dokter kan? Menurut kalian jadi seorang dokter itu menyenangkan, membosankan, atau melelahkan? Saat ini aku duduk di kelas 5 SD. Aku terpilih menjadi dokter kecil di sekolahku, SD Kristen Yahya. Aku sangat senang bias menjadi salah satu dokter kecil di sekolahku. Menurutku, menjadi dokter kecil itu sangat menyenangkan.

Dokter kecil dibagi menjadi 6 bagian, yaitu UKS dengan aku sendiri sebagai ketuanya, b7422ff6-815e-41f0-987d-bc47aba0bbf8lalu bagian Kantin Sehat yang diketuai Adelle, bagian TOGA yang diketuai Ronan, bagian Kebersihan Lingkungan ketuanya Ezra, bagian Jumantik ketuanya Lilo, dan bagian Satgas Anti Rokok ketuanya Tio. Tugas kami sebagai dokter kecil adalah bersikap dan berperilaku sehat dan bias menjadi penggerak hidup sehat di sekolah, agar tercapainya kesehatan lingkungan sekolah. Karena sesuai dengan tujuan SD Kristen Yahya mengikuti lomba Sekolah Sehat tingkat kota Bandung, yaitu untuk menciptakan generasi sehat dan cerdas di SD Kristen Yahya.

Kami mulai persiapan dokter kecil dari 23 Mei 2017 sampai 2 Agustus 2017, yang awalnya dibimbing oleh Ibu Lilis dan rekan-rekannya dari Puskesmas. Selanjutnya dibimbing oleh guru pembina dari sekolah. Pada tanggal 31 Juli dan 1 Agustus, kam97298182-a277-4ce7-8407-38f90aea51f6i para ketua divisi dokter kecil mempresentasikan tugas kami kepada para orang tua murid. Pada tanggal 3 Agustus kami menyambut para tim penilai lomba Sekolah Sehat tingkat Kota Bandung. Kami mengantar para tim penilai dan menjawab juga menjelaskan tiap pertanyaan yang mereka ajukan.

Sebagai dokter kecil bagian UKS yaitu Usaha Kesehatan Sekolah, aku jadi tahu bagaimana cara memeriksa mata, cara menimbang dan mengukur berat dan tinggi badan, cara menggosok gigi dan mencuci tangan yang beanr, cara merawat kesehatan mulut dan gigi, serta cara menjaga tubuh kita agar tidak mudah sakit. Selain itu, ada cara memberikan P3K yaitu Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Aku belajar cara mengobati luka dan membalut tangan atau kaki yang keseleo atau patah. Aku merasa sangat beruntung bias mengetahui semua ini. Aku bias menolong diriku sendiri, teman-teman, serta orang lain dimanapun. Itulah pengalamanku menjadi dokter kecil di SD Kristen Yahya yang sangat menyenangkan.

Ayo teman-teman, mulai hidup sehat dari sekarang!
Salam Dokter Kecil, Salam Sekolah Sehat! Karena Sekolah Kristen Yahya adalah Sekolah yang SMART!

7bff2648-8afb-41d0-a92b-2cc714d4c82d

Author : Sarah M. Panggabean
Editor : Admin

IMG_1494

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Tepatnya pada hari Rabu, 12 Juli 2017 SMP Kristen YAHYA mengadakan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Hari pertama, semua peserta MPLS melakukan kegiatan di ruang Seni Musik SMA, lalu peserta MPLS dibagi kedalam beberapa kelompok. Setelah itu satuper satu anak dipanggil untuk mengikuti Cambridge Test. Sambil menunggu, peserat lainnya bersama dengan kakak mentor perkelompok membuat nametag dan yel-yel kelompok. Setelah itu kami menampilkan yel-yel dari masing-masing IMG_1512kelompok.

     Setelah semua anak selesai mengikuti Cambridge Test, peserta MPLS bermain “Pesan Berantai”.Tak berasa waktu berjalan dengan cepat kami terpaksa mengakhiri permainan tersebut. Sebelum pulang kakak – kakak mentor mengumumkan beberapa pengumuman dan barang yang harus dibawa dihari kedua, dan akhirnya kami pulang.

      Keesokan harinya, peserta MPLS datang pukul 06.30, lalu kakak – kakak mentor ditugaskan untuk memastikan barang bawaan yang diminta untuk dibawa dan memeriksa PR yang ditugaskan. Setelah itu kakak – kakak mentor menuntun peserta MPLS ke ruang Seni Musik SMA. Setelah itu kepala SMP Kristen YAHYA yaitu Ibu Purwanti memimpin renungan pagi.

     Selesai mendengarkan renungan kakak – kakak mentor diminta untuk memandu peserta MPLS berkeliling sekolah. Sambil berkeliling, peserta MPLS membuat denah sekolah. Satu persatu kelompok kembali ke ruangan Seni Musik SMA setelah selesai membuat denah. Akhirnya saatnya beristirahat, kakak – kakak mentor mempersilahkan adik- adik peserta MPLS untuk bisa mengambil beberapa snack yang disediakan.

      Setelah istirahat selesai peserta MPLS mengikuti seminar lalu dilanjutkan dengan penjelasan Tata Tertib oleh Bapak Rhandhiga. Setelah itu dilanjutkan oleh Ibu Herlinawati selaku pembina OSIS 2017/2018 , beliau menjelaskan dan IMG_1503memperkenalkan OSIS kepada peserta MPLS. Berikutknya penjelasan PKO & Bina Hobi yang dijelaskan oleh Bapak Djonggi.

       Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 12.00, dan akhirnya peserta MPLS dipersilahkan untuk makan siang. Selesai makan siang selesai peserta MPLS melanjutkan seminar kembali, kali ini bersama dengan Ibu Trisa yang memberikan seminar tentang “Gaya Belajar” sehingga peserta MPLS dipersiapkan untuk bisa mengenali diri mereka dan cara belajar yang tepat nantinya ketika belajar di SMP Kristen Yahya. Ibu Trisa menjelaskan beberapa cara belajar yang efektif berdasarkan kategorinya seperti visual, auditori, kinestetik, dsb. Lalu peserta MPLS pulang pada pukul 13.30.

     Hari ke 3 peserta MPLS datang pukul 06.45. Kami berkumpul di segitiga untuk renungan pagi dan memeriksa tugas-tugas yang ditugaskan. Setelah itu kami berjalan ke Lantai 3 untuk melakukan kegiatan. Pertama-tama setiap kelompok diminta untuk maju ke depan untuk menampilkan yel-yel,IMG_1476 lalu dilanjutkan kembali dengan seminar dan games.

     Games ini terdiri dari 5 pos. Pos 1, kami menghafal dan menulis kembali Visi & Misi sekolah Kristen YAHYA. Pos 2, kami mencari kata kunci di loker setelah itu mencoba memasukan pensil ke dalam gelas dengan cara dipantulkan. Pos 3, kami mencari sebuah buku di perpustakaan yang berisi kata kunci untuk ke pos selanjutnya. Pos 4, di Lab Fisika kami membuat menara dari marsmellow dan spagetti setinggi 60 cm. Lalu kami mencari kata kunci di sekitar Green House untuk dapat pergi ke pos 5. Di pos 5 kami juga diminta untuk bisa berfoto diarea Sekolah Kristen Yahya seperti berfoto bersama Bapak Security, dll.

     Setelah kami bermain games, peseta MPLS dipersilahkan untuk bistirahat sejenak. Sampailah akhirnya diakhir acara MPLS 2017-2018, peserta MPLS diperkenalkan dengan guru-guru yang mengajar di SMP Kristen YAHYA oleh Ibu Purwanti selaku kepala sekolah. Disana dibacakan juga pembagian kelas, dan dibacakan jadwal pembelajaran kelas 7. Akihrnya MPLS hari terakhirpun selesai.

Author : Anastasya

Editor : Admin

WhatsApp Image 2017-05-02 at 3.02.58 PM

At the Heart of Kartini and National Education Day, Yahya Students Blossom

Kartini and Ki Hajar Dewantara are two pivotal figures in the history of education in Indonesia. To commemorate the birth anniversary of those figures, Yahya Christian Primary School [held a series event, of which all Yahya Primary students joined with great fervor.

The occasion started on Tuesday morning, on 2 May 2017 WhatsApp Image 2017-05-02 at 3.00.16 PMwhere all of the students and teachers were gathered to join the flag ceremony. Twenty students had been trained formerly to carry the flag and to create a solemn harmony throughout the service. In addition, Alisha and Cline as the representative of the students recited two poems about Kartini and Ki Hajar Dewantara. Every word they articulated was intended to instigate other school members to always put a salute for those two figures. In that beautiful morning, the school members were all at undivided attention throughout the ceremonial.

IMG_9352_1On Thursday, 4 May 2017, the other events continued successful. Itwas set off by long walk carnival in Citarum area in which students and teachers were wearing traditional outfits or costumes of their aspirations and inpiring figures. Along the walk, students brought slogans and posters about education that they had previously made in their classes in order to inspire anyone they met during the carnival. With such enthusiasm, they also sang national anthems until they reached Yahya School again.

After arrived at school, the students joined educational compet itions to harness their literacy, arts, and public speaking skills. One student, one competition at a time. They were a group quiz resembled “Are you smarter than fifth graders?”, spoken word poetry contest, and poster making competition. The core of those series of the event is not about the winning, yet contributing with genuine interest as well as growing with confidence. And, that’s why, Yahya Christian Primary School students seemed blossom until the event was closed. It was such a big and fun day!IMG_9309_1

IMG_8545_1

Cambridge English Language Assessment in Yahya

Yahya Christian Primary Schools credits its service to help students use their potential to learn English as their best as well as to practice their day-to-day English communication skills. On Saturday, April 22 2017, more than one hundred Yahya Christian Primary School students enrolled Cambridge English : Young Learners through Starters and Movers level. As one of the most internationally IMG_8565_1recognized English test, this Cambridge English Language Assessment (CELA) is taken to arm Yahya students with engaging language performance assessment, to provide parents a progress report, and to present teachers an international benchmark of the students’ English achievement.

Thus, hand-in-hand with Janur Foundation and Mentari Books Indonesia, Yahya Christian Primary School admirably supports the students to gain confidence and motivation in joining the Cambridge Exam. The students are not only guided through fo ur mocktests dIMG_8555_1uring 2016-2017 academic year, but most importantly the daily learning instructions are also designed in a fun and creative way to integrate the students’ four languange skills; Reading, Writing, Speaking, Listening.

This step of taking Cambridge English : Young Learners is indeed one notable ticket to provide Yahya Christian Primary School students a chanIMG_8556_1ce of being a part of global citizenship since the early stage. When the young learners are able to successfully manage communication about familiar daily topics using a foreign language, they actually have taken the stride ahead to widen their world and may well secure the lead. So, cheers to that!

Author : Marwati

Editor : Admin

 

IMG_9526_1

Outing TK A ke Tamada, Ciparay

Di penghujung semester 2 tepatnya pada hari Rabu, 10 Mei 2017 lalu, anak-anak TK A mengikuti kegiatan Outing ke Tamada. Perjalanan dari Jalan Ria u menuju Tamada yang terletak di Jalan Ciparay, Majalaya memakan waktu 2 jam dengan menggunakan bus pariwisata.

Selama perjalanan, anak-anak seolah tidak merasa lelah sama sekali. Mereka bernyanyi, berbagi snack yang dibawa dari rumah, bercerita pada teman disekitarnya, bercanda, dan bergembira bersama dengan teman-temannya. Sehingga perjalanan panjang menuju Tamada tidak terasa membosankan.

Tibalah kami ditempat tujuan. Tamada!
Setelah menempuh perjalanan panjang, kami makan siang terlebih dahulu sebelum melanjutkan kegiatan. Anak-anak membuka bekal makanan sehat mereka, yang sudah dibawa dari rumah. Setelah menikmati makan siang bersama-sama, anak-anak dan guru berfoto bersama terlebih dahulu.

Saat yang paling ditunggu akhirnya tiba! Saatnya IMG_9559_1anak-anak menikmati latihan bak tentara di Camp Perjuangan. Berjalan di jembatan goyang, naik dan turun lewat jaring, masuk kedalam gua yang gelap, menaiki bukit buatan, melewati sebuah jembatan goyang yang panjang, berjalan pada lempengan logam sambil berpegangan pada tali, meniti sebuah kayu yang dibawahnya terdapat kolam lumpur, dan merayap seperti tentara.

Setelah bersenang-senang dengan latihan fisik bak Bapak Tentara, anak-anak dibimbing menuju tempat untuk aktivitas selanjutnya, yaitu menangkap ikan! Anak-anak bersorak gembira saat melihat kolam dengan ikan-ikan yang berlarian di air. Tak hanya anak-anak saja, para guru pun terlibat dalam kegiatan yang menyenangkan ini. Anak-anak berusaha menangkap ikan yang berlarian kesana-kemari. Setelah mendapatkan ikannya, ikan mas tersebut akan dimasukkan kedalam plastik berisi air, dan akan dibawa pulang. Lumayan, buat oleh-oleh mama dirumah, hehe 🙂

IMG_9659_1Sudah terlanjur basah, anak-anak diajak untuk berenang disebuah kolam dangkal sambil berseluncur di sebuah seluncuran. Anak-anak terlihat sangat gembira. Saling mencipratkan air ke teman-temannya, bermain lempar tangkap bola, dan bersenda gurau dengan guru-guru mereka.

Tak terasa, hari sudah semakin siang, dan sudah saatnya untuk mandi. Ayoo lekas mandi untuk membersihkan kotoran yang melekat di tubuh! Setelah bersih dan wangi, anak-anak menuju bus pariwisata dan siap untuk pulang ke TK Yahya di Jalan Riau. Bye bye Tamada! Thank you sudah melatih otot-otot badanku sehingga bertambah kuat dan membuat badanku sehat. Sampai bertemu lagi! 🙂

IMG_9477_1

Peaceful Class,

Author : Ida Hariadiati

Foto Richard

Juara Lomba 2 VideoScribe

Hai, Nama saya Richard Nathaniel Hansen. Di kesempatan kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya berlomba. Saya mulai mengikuti lomba-lomba sejak saya duduk di kelas 4. Ketika kelas 4 saya mendapatkan banyak pengalaman ketika saya diberi kesempatan untuk mengikuti lomba – lomba yang ada, walaupun pada saat itu saya belum berhasil memberikan prestasi nyata untuk membawa nama baik sekolah Yahya, tetapi saya tidak menyerah dan saya tetap mengikuti lomba – lomba lainnya. Pada akhirnya karena keinginan saya untuk menang yang cukup tinggi  dan saya terus berusaha dan belajar, saya pun akhirnya dapat memenangkan beberapa lomba yang ada, tentunya dengan dukungan dari guru – guru yang ada.
Sewaktu saya sedang belajar, wali kelas saya Bu Lannie Lukardie meminta saya  kembali untuk mengikuti lomba . Saya pun mau ,dan saya pun mengikuti lomba tersebut (Lomba IT membuat VideoScribe). Lomba tersebut di selenggarakan selama kurang lebih 3-4 hari untuk membuat video dan dipresentasikan pada hari yang sudah ditentukan. Saya membuat video itu dalam 2 jam di hari yang berbeda karena aplikasi VideoScribe saya sempat error selama 2 hari.

 

Di hari pertama saya membuat video di sekolah, dibantu oleh Ibu Gilang Permatasari sebagai Tata Usaha. Di hari kedua saya melanjutkan pembuatan video tersebut, menunjukan videonya dan diberikan revisi oleh pihak sekolah. Setelah selesai membuat video saya pun menunggu hasil Dari juri. Terpilihlah saya sebagai 10 besar peserta dan saya diberikan kesempatan untuk mempresentasikan video saya di hadapan juri.

 

Pengumuman pun diberikan sekitar 1-2 minggu kemudian ,dan ternyata saya meraih juara ke-2.
Memang saya tidak meraih juara 1 tetapi saya tetap bangga dan bersyukur, karena “menang atau kalah dalam perlombaan sudah biasa, tetapi perjuangan dan usaha pasti akan membuahkan hasil”.

 

 

Author : Richard Nathaniel Hansen (Grade 6)

Editor : Admin

IMG_53421

Talent Show

Ada apa ini??
Ada panggung dengan dekor yang indah, kursi-kursi yang tertata rapi, ada banyak papa mama, anak-anak dengan pakaian yang bermacam-macam, dan para miss yang berkumpul di depan panggung.

Ternyata inilah acara yang ditunggu-tunggu oleh papa mama untuk menyaksikan kehebatan anak mereka yang mIMG_55061enunjukkan kebolehan mereka di atas panggung. Inilah Talent Show KB – TK Kristen Yahya!

Talent Show yang berlangsung dari tanggal 20 – 24 February 2017 ini dimeriahkan oleh seluruh anak KB, TK A, dan TK B.
Setelah belajar selama 8 bulan bersama dengan Miss-nya di kelas, anak-anak dilatih agar berani tampil menunjukkan kehebatannya dalam IMG_15851bentuk kegiatan yang mereka sukai. Ada yang bernyanyi, menari, bersyair, bercerita, melakukan percobaan sains, bahkan mempresentasikan benda kesukaan mereka. Banyak pula anak yang menceritakan tentang cita-cita mereka di masa depan. Ada yang ingin menjadi pilot, pemain sepak bola, chef junior, insiyur, dokter, guru, polisi, tentara, dan masih banyak lagi.
Anak-anak terlihat berani dan hebat saat tampil di atas panggung. Itulah yang membuat Miss dan para orang tua bangga dengan perkembangan mereka. Karena pada mulanya, masih banyak yang takut, belum bisa bercerita tentang banyak hal, namun, setelah belajar bersama IMG_52781dengan Miss-nya, mereka kini dapat tampil di atas panggung dan membuat kami bangga.

Semoga talenta yang sudah Tuhan berikan kepada anak-anak ini dapat terus dikembangkan dan nantinya dapat dipakai untuk memuliakan nama Tuhan.

52418814-5f1f-4d1e-aa38-54ab91f087b0

BWU Mini Competition 2017

Dalam rangka memeriahkan acara tahun baru imlek, Sasana Bandung Wushu United (BWU) yg berlokasi di jalan setiabudi (belakang setiabudi supermarket) menyelenggarakan BWU Mini Competition 2017 yang diadakan di Sekolah Kristen Yahya. Kegiatan ini mengundang sekolah-sekolah di kota Bandung yang memiliki kegiatan ektrakurikuler wushu yang tergabung dalam sasana Bandung Wushu United, mulai dari tingkatan TK sampai dengan SMA.
Kegiatan BWU Mini Competition yang meliputi pertandingan jurus dasar, sesi games, penyerahan apresiasi bagi para pemenang pertandingan serta show/peragaan dari para senior ini bertujuan agar para peserta dapat menjalin tali persahabatan lintas sekolah sekaligus menjembatani untuk lebih mengenal olahraga wushu dalam lingkup yang lebih luas.
Para peserta yang mengikuti BWU Mini competition ini semuanya merupakan para peserta terbaik yang mewakili sekolahnya masing – masing. Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut, para peserta dapat menjadi pribadi yg lebih percaya diri dan dapat termotivasi untuk lebih memaksimalkan potensi diri dalam bidang wushu.
IMG_36561

Retreat Perdik Kelas IV SDK Yahya

Puji syukur kita panjatkan kepadaNya oleh karena kemurahan dan anugerahNya, kita diperkenankan melaksanakan Retreat Peserta Didik Kelas IV SD Kristen Yahya pada Tahun Ajaran 2016-2017. Kegiatan Retreat ini berlangsung pada tanggal 03 – 04 Februari 2017 di Wisma Pratista, Jl. Kolonel  Masturi 591 Cisarua, Bandung dengan tema “Berbagi Kebaikan di dalam Keberagaman”. Retreat a  IMG_37831dalah kegiatan yang mengajak peserta didik untuk sejenak berhenti dari kesibukan belajar, untuk merenungkan dan merefleksikan kebaikan Tuhan dalam hidup mereka. Tujuan kegiatan Retreat ini adalah menyadarkan peserta didik bahwa hidup untuk memuliakan nama Tuhan, membentuk karakter yang sesuai dengan kehendak Tuhan serta menumbuhkan sikap peduli terhadap keluarga, guru dan sesama dalam perbedaan. Kegiatan ini diikuti dengan baik dan penuh antusias oleh para peserta didik mulai dari hari pertama sampai dengan hari kedua.

Kegiatan Retreat ini diawali dengan pembukaan oleh Kepala Sekolah SD Kristen Yahya, Bapak Supardi, S.Pd dan dilanjutkan dengan Sessi ke-1 yaitu Kebaktian dengan mengusung sub tema “Mengasihi Sesamaku” yang tIMG_37431erambil dari Matius 29:39 oleh Bapak Pdt. Denis Hendry Prasetiyo. Pada sesi ini peserta didik diingatkan bahwa Allah adalah kasih dan mengasihi sesama berarti kita mengasihi Tuhan. Peserta didik diajak merefleksikan bagaimana kasih dapat mereka terapkan terhadap sesama apapun agama, suku, budaya baik ataupun tidak kelakuannya karena kasih kepada sesama yang benar adalah kasih yang mengampuni. Pada akhir sesi ini peserta didik diajak untuk mendoakan dan mengampuni orang-orang yang sudah menyakiti atau mempunyai kesalahan pada mereka baik itu teman atau pun keluarga.

Sesi selanjutnya yaitu tentang Sex Education Mengapa Aku Berbeda?”. Pada sesi ke-2 ini peserta didik kelas IV dibagi menjadi 2 bagian yaitu kelompok putri bersama dr. Hobertina IMG_36621Tanamal dan kelompok putra bersama dr. Santho Gusnanto. Dalam sessi ini masing-masing kelompok mendapat informasi mengapa mereka berbeda dan apa perbedaan atau perubahan baik dari segi fisik maupun sikap emosional dari masa anak-anak sampai masa pubertas yang saat ini mereka sedang alami. Acara dilanjutkan dengan Api Unggun, peserta didik kelas IV bergabung dengan peserta didik kelas VI untuk sama-sama menikmati acara Api Unggun tersebut. Pada acara ini beberapa peserta pidik saling menunjukkan bakat mereka, ada yang menyanyi (Sarah Nadine, Adelle dan Moses Kelas IV), membaca puisi (Ezra Kelas VI) dan ada juga yang menunjukkan bakat menjadi pembawa acara (Andrew, Kelas VI).

Kegiatan Retreat pada hari kedua diawali dengan SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) bersama yang dipimpin oleh Miss Susan. Acara dilanjutkan dengan Sesi ke-3: Motivasi oleh Saudari Raissa Hadiman, S.Psi dengan tema Retreat “Berbagi Kebaikan di dalam Keberagaman”. Dalam sesi ini, peserta didik diajak bagaimana cara berbuat baik dimulai dari diri sendiri, memiliki sifat yang kaya akan budi pekerti yaitu: ramah, murah hati, tenggang rasa dan tulus, mengapa harus berbuat baik dan benar dari segi alkitabiah dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan peserta didik terhadap keluarga, guru dan sesama. Acara selanjutnya yaitu Talent Show, di mana setiap kelompok menampilkan talenta masing-masing sesuai dengan tema yang telah ditentukan yaitu Pantomim, Drama Musikal, Drama, Gerak dan lagu, Dance, serta Musik Kontemporer. Peserta didik sangat antusias dalam acara ini, meskipun waktu persiapan kurang dari 1 minggu. Peserta didik membawa segala perlengkapan mulai dari peralatan dan kostum yang digunakan saat tampilan talent show. Kegiatan Retreat diakhiri dengan refleksi oleh Miss Putry, pada refleksi ini peserta didik merenungkan seluruh kegiatan yang sudah dijalani dari awal sampai akhir dan ditutup dengan doa bersama. Saya mewakili Panitia Retreat Kelas IV SD Kristen Yahya yakin bahwa melalui kegiatan Retreat ini peserta didik mendapat pembelajaran yang sangat berguna untuk masa saat ini dan bekal untuk masa yang akan datang.

Author : Greesla Anggera Jaya, S.Si

981d9acf-2a20-4052-bb6e-d9be54ed9956

Outing Gedung Sate

Sungguh mengucap syukur kepad a Tuhan, sehingga oleh karna kasih-Nya, pada tanggal 26 Januari 2017 kemarin, anak-anak KB-TK Kristen Yahya dapat mengkuti acara outing ke Gedung Sate. Anak-anak berkumpul di sekolah, mendengarkan cerita Firman Tuhan, dan berdoa sebelum mereka berangkat menuju Gedung Sate.

Anak-anak KB Riau dan Arcamanik berangkat dari sekolah981d9acf-2a20-4052-bb6e-d9be54ed9956 masing-masing menuju Gedung Sate. Anak KB Riau berjalan didampingi oleh guru-guru melewati jalan Banda menuju gerbang Gedung Sate, sedangkan anak KB Arcamanik naik angkot. Sampai di Gedung Sate, anak-anak didampingi masuk kedalam untuk naik lift. Berhenti di lantai 3, anak-anak keluar disambut dengan deretan pajangan khas Sunda. Ada pakaian, makanan, alat-alat dapur, alat musik, dll. Anak-anak diajak untuk naik ke lantai 4 untuk menikmati sejuknya angin kota Bandung. Anak-anak dapat melihat bangunan, kantor, rumah-rumah penduduk dari atas sana. 0c541fb8-1afa-4096-bb68-fd90d681b978Terlihat dikejauhan, banyak orang sedang berdemo.

Dengan adanya outing ini, anak-anak dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang Jawa Barat terutama kota Bandung. Anak-anak terlihat sangat senang dengan kegiatan ini. Kegiatan ini juga mengajarkan anak-anak menjad anak yang mencintai budaya dan kotanya.

b4edf9a0-457b-40b5-bc5e-2f693d112a2f

Outing Museum Geologi

Pada Hari Selasa, 17 Januari 2017 anak-anak TK Kristen Yahya mengunjungi Museum Geologi. Museum ini berada di Jl. Diponegoro Bandung. Museum yang hanya satu-satunya di Indonesia ini selalu ramai akan pengunjung baik
dari dalam maupun dari luar negeri. Anak-anak terlihat sangat antusias mengunjungi museum ini. Hal ini merupakan salah satu d5f780ae-44a7-4ca8-80ff-41a846ef5f75rangkain outing untuk menunjang pelajaran di kelas yang membahas mengenai Dinosaurus.

Di museum, mereka melihat fossil yang sudah diawetkan. Salah satunya adalah fossil T-rex. Fossil yang menjulang tinggi, dengan gigi tajam dan kukunya yang runcing tidak sedikitpun membuat takut anak-anak. Mereka
malah berebut berfoto dengan fossil predator ganas itu.

Setelah itu, mereka melihat-lihat berbagai macam bebatuan berhargaf42fd600-6b70-4b0a-9042-20e1f0c6c2f8 yang diletakkan di ruang kaca. Dan menonton film terjadinya bumi, juga film tentang Dinosaurus di ruang teater museum geologi. Setelah puas berkeliling bersama pemandu kami, Ibu Yanti, kamipun pulang sambil berbagi cerita akan kekaguman kami terhadap ciptaan Tuhan yang luar biasa.

74240f9b-c0e9-4bc5-a3c1-173e0c7f2a28

Give Thanks – Kebaktian Awal Tahun

Bersyukur adalah kata pujian yang diucapkan oleh setiap orang percaya atas anugerah dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan yang telah dialami selama satu tahun dalam menghadapi perjuangan untuk hidup lebih benar di hadapan Tuhan yang Maha Tinggi. Itulah sebab yang menjadi latar belakang kami mengambil tema “GIVE THANKS” atau bersyukur dalam kebaktian awal tahun 2017 ini. Kami berharap di tahun 2017 ini, Tuhan Yesus akan menyertai dan memelihara anak-anak KB-TK Kristen Yahya, guru-guru, karyawan, dan orang tua murid dengan penuh harapan bahwa kasih karunia-Nya akan selalu beserta kIMG_14361ita. Acara tersebut dilaksanakan di GKI Taman Cibunut pada hari Jumat 13 Januari 2017. Anak-anak KB-TK Kristen Yahya mengikuti kegiatan dengan antusias. Acaranya antara lain, panggung boneka, pujian, dan nyanyian solo beberapa anak.

Firman Tuhan yang dibawakan terambil dari Mazmur 118 : 1

“Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Bahwasannya untuk selama-lamanya, kasih setia-Nya

Terima kasih Tuhan sudah menolong acara tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik dan kami sangat yakin bahwa di tahun 2017 Tuhan akan memberikan kemampuan untuk menjalani hari-hari dengan penuh sukacita.

IMG_1273_1

TKT and CLIL Preparation

January 11, 2017 was the third day of the school come-back after the odd semester break. Refreshed and curious, we YAHYA School teachers who have been involved in the training and the application of Cambridge curriculum for the past few months, sat for a short workshop delivered by TBI (The British Institute)-Bandung team. It enlightened us more about the upcoming teacher assessment on January 20, 2017.

 

The teachers of non-English Language subject are to take CLIL (Content and Language Integrated Learning)IMG_1305_1
assessment while the English Language Teachers are to take TKT (Teaching Knowledge Test), TKT module three to be precise. Both are designed and produced by University of Cambridge ESOL (Educational Service Overseas Limited) Examination. CLIL assesses the teachers’ knowledge of the aims, the main thinking skills, learning skills, visual organizer names, ways of focusing on content, teaching purposes, teacher’s language, types of assessment, strategies to support learning activities. TKT assesses teachers’ responses when managing the teaching-and-learning process, thus covering the areas such as stating teacher’s purposes, classroom management problems and solutions, types of teaching knowledge, and ways teachers interact with students.

 

The workshop started with a brief overview about the need of taking teacher assessments. It moved on with the differences between CLIL and TKT. The trainer mentioned the types of multiple choices that will come up in the test. Question-and-answer session lingered around what effective and efficient steps should be undergone in the period bIMG_1300_1etween the workshop and the assessment and how to manage to comprehend the terminologies used by the assessment tools as teachers are more familiar with the ones the National Board of Education disseminates.
Towards the end of the workshop, we were divided into two discussion groups, a group of CLIL test takers and a group of TKT takers. We skimmed the areas assessed first. Then we did the simulation questions individually. We discussed some confusing points as a group; our professional experiences came in handy. Finally, we consulted with the trainer for the correct options. The next step will be the CLIL and TKT assessments in a couple of weeks. God bless us all.

 

 

 

By:

Sri Wahyuni

SMA Krsiten YAHYA English Language teacher trainee

 

img_7437

Anjangsana SDK Yahya ke Pesantren Babussalam

“Adek-adek jangan takut ya, kita ini pesantren, bukan teroris loh, jadi nggak ada bom disini…,” canda Ustad Fadhullah Said membuka Anjangsana Sekolah di Pondok Pesantren Al Quran Babussalam, Bandung pada Kamis pagi (24/11). Canda itu segera disusul tawa siswa SD dan SMP dari beberapa sekolah.Hari itu siswa SD Kristen Yahya, SMP BPK Penabur dan SMP Bahtera menjadi tamu. Mereka berkunjung ke pesantren yang secara harafiah bermakna “pintu gerbang img_7606damai” itu. Sementara siswa SD dan SMP Babussalam menjadi rekan yang menerima mereka.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Bandung Lautan Damai (BALAD) 2016 merayakan Hari Toleransi Internasional. Anjangsana Sekolah memang dirancang untuk mengajak siswa-siswi dari sekolah dengan latar yang berbeda agar bertemu dalam perjumpaan. Diharapkan sedari dini siswa-siswi ini memperoleh pengalaman keberagaman.

img_7525Delapan puluh siswa SD dan empat puluh dua siswa SMP itupun kemudian berbaur, untuk mengalami sendiri bermain dan bercengkrama dengan rekannya yang berbeda. Di tingkat SD, anak-anak ini kemudian membuat karya bersama berupa lukisan wajah rekan mereka yang berbeda. Sementara siswa SMP bermain kartu remi keberagaman, yang mengajak mereka mengenal tokoh-tokoh keberagaman di Indonesia seperti Gus Dur, Rm. Mangun, Pdt. Eka Darmaputera dan banyak yang lain.

Ada keindahan tak terlukis kata saat melihat bagaimana anak-anak yang mulanya masih canggung karena belum begitu kenal, akhirnya larut dalam kegembiraan permainan. Mereka akhirnya img_7583bertepuk tangan karena kelompoknya menang, juga begitu senang setelah memandang karya mereka bersama dipajang. Jabat erat, canda, pelukan, bahkan kejahilan kecil khas anak-anak akhirnya mengalir dengan begitu bebas, seolah mereka telah berteman lama.

Acara berdurasi tiga jam itu memang singkat. Tapi, ada pengalaman berbeda yang dirasakan oleh siswa-siswi yang di keseharian sekolah sering kali hanya berinteraksi dengan rekan seagama saja. Pengalaman yang membuat mereka bisa lebih terbuka dan melepas prasangka.

Namun, bisa jadi anak-anak itu justru mengajari kita yang lebih tua secara usia. Bahwa dialog dalam persahabatan bukanlah barang yang sulit. Hanya perlu ketulusan dan keterbukaan seperti yang telah mereka contohkan baru dalam tiga jam…. **arms

Sumber : http://selisip.com/2016/11/anjangsana-ke-pintu-gerbang-damai/

img_7232-30

Open House KB – TK Kristen Yahya

Awal kata kami mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan kesempatan untuk KB-TK Kristen Yahya yang mengadakan OPEN HOUSE yang dilaksanakan pada satu pekan dimulai hari Selasa, 25 Oktober 2016 lomba mewarnai gambar, dan lomba mobis yang diikuti oleh img_7318-112semua anak. Hari Jumat, 28 Oktober 2016 diselenggarakan lomba ketangkasan, menyanyi, bazaar makanan, dan pameran hasil karya yang diikuti anak yang berusia 2-6 tahun.

Perkimg_7218-18embangan dan pertumbuhan anak dalam kreativitas, berani tampil di depan umum dan mampu mengekspresikan diri adalah pusat dari pemikiran panitia OPEN HOUSE KB-TK Kristen Yahya. Oleh sebab itu panitia mengadakan lomba-lomba yang mampu merangsang perkembangan tersebut di atas. Tujuannya adalah untuk menggali talenta dari setiap anak yang memiliki kelebihan, atau keahlian dalam dirinya yang tidak terlihat oleh orang tua ataupun gurunya dalam kehidupan sehari-hari. Ternyata melalui lomba menyanyi, mewarnai gambar, mobis, dan photogenic, bakat anak dapat terlihat dan dengan bakat tersebut, orang tua maupun guru dapat img_5850-93mengarahkan anaknya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Bakat yang Tuhan berikan kepada setiap anak pastilah berbeda-beda dan unik. Oleh sebab itu, guru dan orang tua wajib mengenali bakat mereka dan memberi motivasi dengan memberikan latihan secara continue salah satunya melalui OPEN HOUSE ini. Melalui acara ini, anak-anak dirangsang untuk berani menunjukkan kebolehannya. Selain itu, OPEN HOUSE ini bertujuan untuk mengenalkan KB-TK Kristen Yahya kepada masyarakat kota Bandung.

img_7335-129

Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama yang telah dijalin dengan berbagai pihak yang mendukung keberlangsungan acara OPEN HOUSE ini, sehingga dapat selesai dengan baik dan menjadi berkat bagi anak-anak dan semua pihak. Melalui acara OPEN HOUSE ini, saya pribadi sangat kagum melihat keberhasilan anak-anak yang begitu antusias mengikuti acara, lomba dan latihan dalam rangka menunjukkan kebolehannya. Kami mengundang masyarakat kota Bandung dan sekitarnya yang memiliki putra-putri berusia 2-6 tahun untuk bergabung bersama di KB-TK Kristen Yahya yang bertempat di Jl. L.L.R.E Martadinata no. 77 Bandung.

img_8105-301

Open House SMA Kristen Yahya

Pada akhir bulan Oktober setiap tahun biasanya diadakan Open House SMA Kristen Yahya. Open House ini diadakan selama satu minggu dengan berbagai acara seperti lomba, pameran pendidikan dan puncak dari Open House  yaitu pentas seni atau yang biasa disebut Seni Kreasi Yahya yang disingkat SKY. Tahun ini Open House SMA Kristen Yahya diadakan mulai tanggal 24 Oktober sampai 29 Oktober 2016.


Lomba-lomba yang ada antdsc_0586ara lain adalah Yahya CUP Futsal Competition dan Mading Bilingual. Hari pertama Open House dimulai dengan diadakannya Yahya CUP Futsal Competition.  Kemudia Lomba Mading Bilingual diakan pada hari Kamis, 27 Oktober. Peserta membuat mading dalam Bahasa Indonesia dan Inggris dengan dsc_0087tema pilihan yaitu Go Green, Social Media dan Friendship.

Pada kegiatan Open House ini, yang menjadi panitia adalah para siswa pengurus OSIS dan beberapa siswa yang dipilih oleh  guru-guru yang kemudian membimbing mereka. Siswa yang tidak ikut terlibat dalam kepanitiaan Open House wajib mengikuti serangkaian acara yang telah ditentukan oleh sekolah. Salah satunya adalah mengikuti pameran pendidikan yang diadakan mulai tanggal 24 Oktober sampai 26 Oktober 2016. Pameran pendidikan ini diikuti oleh berbagai universitas dan lembaga pendidikan yang bisa membantu siswa/siswi memilih jurusan/universitas yang sesuai dengan minat dan bakat siswa.

 
         Pimg_7777-80uncak Open House yaitu SKY yang merupakan program OSIS diadakan pada hari Sabtu, 29 Oktober 2016. Tema SKY tahun ini adalah Lean On Lights yang diambil berdasarkan film science-fiction Star Wars. Sebelum memasuki area panggung, pengunjung dapat melihat hasil karya seni siswa/siswi SMAK Yahya berupa lukisan, gambar dll di pameran seni yang ada setelah pintu masuk. Selain itu pengunjung juga bisa foto di photobooth yang ada. Dekorasi lain yaimg_7710-34ng berkaitan dengan Star Wars seperti robot-robotan, gambar Darth Vader, dll juga menghiasi lorong sekitar pintu masuk. Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB. Di SKY siswa/siswi SMA Kristen Yahya bebas untuk berkarya di bidang seni. Setiap kelas menampilkan setidaknya satu penampilan. Selain itu bidang PKO yang berkaitan dengan seni seperti band, teater dan modern dance juga menampilkan penaimg_7704-29mpilan yang memukau. Tak kalah dari siswa/siswinya guru-guru juga mengadakan suatu penampilan yaitu fashion show. Dengan pakaian-pakaian yang elegan para guru yang kebanyakan adalah ibu-ibu dengan percaya diri menunjukkan gaun yang mereka pakai lengkap dengan aksesorisnya yaitu topeng masquerade. Tak hanya murid dan guru SMAK Yahya saja tapi siswa dari seluruh Yahya bahkan alumni pun boleh tampil di SKY antara lain ada penampilan angklung dan tari dari SMP Kristen Yahya dan beberapa band alumni SMA Kristen Yahya.

         
Untuk siswa kelas XII wajib membuka sebuah stand makanan sebagai img_6050-4bentuk pengambilan nilai untuk mata pelajaran entrepreneur. Hanya kelas XII img_8062-279dan OSIS saja yang boleh membuka stand di SKY. Mulai dari pempek, burger, pisang keju, cream soup, sate, chicken pop, kentang goreng, serta berbagai jenis makanan dan
minuman lainnya ada di SKY. Meskipun persiapannya cukup melelahkan tapi siswa/siswi terlihat puas ketika barang jualannya habis.

      
    Puncak acara adalah penampilan dari seorang penyanyi yang sendang naik daun, Jaz, dengan lagunya yang terkenal “Dari Mata”. Jaz bersama bandnya membawakan beberapa lagu seperti “Malam Biru” “Kau Adalah” “Closer” “Dari Mata” dan 3 buah lagu lainnya.

Penulis : Listiani Maria

 

img_4956-12-web

The Grand Champion

In the 27th October, on Tuesday to be exact, Mr.Sony, Jojo, Elisa and I went to UPI to see

the announcement of the winners of storytelling, speech, and the battle of brains. We arrived at

the auditorium at 2 PM. When we came, the Final story telling competition has only just begun.

So we waited while enjoying the entertainment.

The Storytellers were High school students. They were amazing! They could make a story

in a sec. The great part is they made it from the video they were given in a sec. And when the

jury interrupted to put a thing or two at the story, they could continue it without doubts !

It was 14.30 when the storytelling competition ended. At 3 PM, we gathered in the amphitheater. But before the announcement, there were some performances from the college students. They were great. And then, at last, they announced the winners of each competition.

There are many competitions, Battle of Brains, Speech, Debate, Scrabble, Storytelling, Poetry reading, and News reading. We won at Battle of Brains, Speech, and Storytelling for Junior High School.

We wanted to go home, but Mr. Sony said to wait and see who will be the grand champion.

And when they announced it, it was SMPK YAHYA, with 25 points! We were shocked. It’s a good thing that we waited for. We went up front with Mr. Sony to take a picture and the trophy. It’s a big tall trophy, and it’s a bit heavy! Some of the college students congratulated us and we said thank you. We prayed to God for giving us blessings. It was a great day for me.

img_4951-7-web

My AECS Experience

On Saturday, the 24th of September, some of my friends and I attended the Annual English Competition and Seminar hosted by UPI. I did the speech competition. Going into this, I was quite nervous, but I tried to keep calm. I had to perform my speech in the amphitheater, also the place where the opening was held, meaning that it was quite big. The opening consisted of performances from UPI, an explanation about the competitions, and some audience participation. After that, the competitors were told to follow some mentors to go to their competition venue, it made the amphitheater less crowded, therefore making me less nervous.

The committees of the speech competition explained some of the rules, and then they got straight into the competition. I was the 23rd person to perform, meaning that I could watch some other participants first and was able to learn from their mistakes. During my performance, there was an issue with the microphones, making me forget some parts of the speech but the judges didn’t notice. After my turn, we went to another building to eat and wait with the others. At 1 o’clock, I went back to the amphitheater with my friend to see the results for the final. It turned out that I got into the final with the 2nd highest score, I was pretty proud of myself and grateful to God for what He has done.

The final itself wasn’t the best. We were given a topic and 20 minutes to make the speech. I performed 2nd, and I wasn’t prepared. I stumbled on my words, got lost, and had to improvise 70% of the speech. After that I was asked some questions by the judges regarding my speech and thankfully, I could answer them. Next, I went back up to the other building to watch the Battle of the Brains competition, Yahya won first place, and then I went home. The results of the final only came out on the 27th of September, in the middle of my mid exams.

After school on Tuesday, Mr. Sony, Jonathan, and I went together to UPI to see the results. We had to wait quite some time because there was a story-telling final for senior high school and some more performances, making the suspense even worse. Finally, they got to the awards. The Battle of the Brains winners went forward to get their trophy, and finally, the speech competition part came. The results were satisfying; I won second place, and Naren from year 7 won first place in the story-telling competition. Then they said there was a grand champion, which is the school with the most points added together, that happened to be Yahya Christian Junior High School! All that was worth the time waiting, I am really proud of my school and I pray for it to continue rising.

img_4947-3-web

Battle of Brains

On September 24th 2016, my friends and I joined a competition in UPI called Battle of Brains. Battle of Brains is a competition where we get a lot of questions about general knowledge such as science, history, entertainment, English, and others. Yahya sent 2 groups for the competition. The 1st group is me, Nalia, and Jojo. The 2nd group is Christy, Yohanna, and Jonathan. In BOB there are 3 rounds, the 1st round is each group gets 10 different general knowledge questions. In the 2nd round, every group gets 15 same questions about English. The last round is a conquest question about general knowledge. In the 1st session we competed with SMP Mutiara and SMP Alfa Centauri. Through the 1st session we got some difficult questions such as ancient human, capital city, and etc. But we managed to get through it and we won that session.

We were so excited when we went into the semi-final but we still have to remember what we have learned. In the semi-final we competed with SMP Kuntum Cemerlang. We got some difficult questions like the 7th of UN general secretary and we were so incapable at the English round because we were unable to write fast enough. We won the semi-final and we thanked God for it. Then, we had our break to eat and learned for more general knowledge quiz. When we got call to get into the room and starting the final round, my heart was pounding so fast like it would crush into pieces. Before the session begins, we used to pray to Lord to ask for His guidance, blessings, and to thank to Him for what He has done to us through the competition. The final session is different with the other session, the final has 4 rounds, the last round is about general knowledge, if we answer it correctly we can reduce the opponent’s points, but if our answer is wrong they reduce our points. In the final session, we competed with SMP It AsSyfaPutri and WE WON THE FINAL SESSION with 120 points. The odd thing in the final round is that we became more capable in the English round. We were so happy that we won BOB and we were grateful we got the opportunity to joined BOB competition.

93f1157c-037f-489a-b284-7eaab54cb079

Kegiatan Pembelajaran Tematik

Kegitan pembelajaran tematik ini mengajarkan  anak- anak berkomunikasi, saling menghargai satu sama lain , dan berhitung melalui kegiatan jual beli. Selain daripada itu mereka juga melakukan presentasi tentang berapa uang yang mereka bawa, berapa uang yang mereka belanjakan dan berapa sisa uangnya.

d2480f94-5030-4d3b-a0bc-ca41520f0134 b124dfe3-d10d-487d-b587-62fb32f40e18 9199e484-ca44-462d-b150-89f47ad9189b
81a04952-03ae-4b05-9ec7-057f2860e699 32c5260d-64f5-4dd7-afed-1ce65243c284 40cc5b3d-effd-4eb3-b26a-1da03284b8fe

 

 

5531a212-6a33-432d-aa96-6194988609a6

Indahnya Berbagi

Hari ini kami memberi apa yang bisa kami beri. Mungkin tak seberapa bila dibanding apa yang menjadi kehilangan kalian. Tapi sekali lagi ijinkan kami , Sekolah Kristen Yahya membagi apa yang telah Tuhan beri untuk kami

 

45ec6ff7-00b0-4400-80a5-6f2de752de17

CELA Web

Cambridge English Languange Assesment (CELA)

About  Cambridge English Languange Assesment (CELA)

Cambridge English is a unique approach to teaching, learning and assessing English. It combines the experience and expertise of Cambridge English Language Assessment and Cambridge University Press.

 

Some  reasons why you should choose Cambridge English:

  1. Develop real-life English skills
  2. Accepted for work, immigration and study globally
  3. International and available worldwide
  4. Secure, reliable and fair

 

Visit http://www.cambridgeenglish.org/ for  further information about these program.

61b75f10-8700-4a2e-963c-f6de610a9f1e

Biology Project – XI MIA

Semua mahluk hidup tersusun dari sel. Sel adalah unit structural dan fungsional terkecil. Sel merupakan hal penting yang dimiliki oleh seluruh mahkluk hidup, sebab di dalamnya terjadi peristiwa fisiologis dan pewarisan genetis mahkluk hidup. Pada tahun 19665 seorang ilmuwan asal Inggris bernama Robert Hooke mengamati penampang melintang sayatan tipis gabus, dan ia melihat rongga kosong segi enam yang mirip kamar, sehingga ia menamakannya sel (cellula: kamar). Dua ahli biologi dari Jerman, Mathias J. Schleiden dan Theodor Schwan pada tahun 1838 membuktikan bahwa sel hidup bukanlah kamar kosong, melainkan berisi cairan sitoplasma yang mendukung segala aktivitas mahkluk hidup.

Kami siswa kelas XI MIA mendapatkan suatu projek yang sangat menarik. Setelah mempelajari struktur dan fungsi masing – masing bagian sel, kami belajar untuk memvisualisasikan apa yang kami lihat di buku menjadi sel 3D. 216564ff-295d-4c20-ad4b-2566b7fcb6a3Guru biologi kami, Ibu Padmiyati, S. Pd. Memberi kami waktu cukup lama untuk menyelesaikan projek kelompok ini. Pada pertemuan pertama dalam pembuatan projek ini, kami masing – masing kelompok membawa alat dan bahan yang kami butuhkan. Semua bahan yang kami bawa haruslah ramah lingkungan dan kami dilarang memakai Styrofoam sebagai bahan dasar. Styrofoam adalah sampah abadi yang tidak terurai. Kami lebih memilih memakai bahan dari barang bekas seperti karton bekas, bola plastik bekas, dan bahan – bahan lainnya.

Kelompok saya sendiri memilih bahan kokoru paper, karena warnanya yang beragam dan lebih mudah dibentuk. Kami pun memulai pekerjaan kami, kelompok saya mengawalinya dengan pembuatan dasar bidang datar sebagai fondasi sel. Setelah itu kami mulai mengukur ukuran sel yang akan dibuat dengan menyusun dindingnya sampai empat lapis. Miniatur sel yang kami buat berdasarkan sampel gambar dari internet sehingga memudahkan kami untuk membuatnya. Pada pertemuan kedua, kami melanjutkan pekerjaan kami. Kami mulai membuat nucleus yang merupakan int dari sebuah sel. Kami agak kesulitan dalam pembuatan nucleus, sebab bentuknya yang bulat haris dibuat dengan kertas. Pada pertemuan berikutnya, kami melanjutkan materi kami dan projek pembuatan sel dilanjutkan di luar jam pelajaran.

Setelah pembuatan miniature sel selesai, kami masing – masing kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan kami di depan kelas. Kami harus menjelaskan setiapd8ec07c5-d23f-4c00-912d-1d10ea1dd148 bagian berdasarkan struktur dan fungsinya. Setelah itu, setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengajukan pertanyaan pada kelompok yang sedang presentasi

Seluruh kegiatan ini membuat kami, siswa XI MIA SMA Kristen Yahya mampun mengenal struktur dan fungsi sel dan setiap bagian – bagiannya. Setiap proses dalam pembuatan miniature sel memiliki nilai karakter bagi kami. Kami dilatih untuk bisa bekerja sama dalam tim, mengatur waktu dengan baik, melatih ketelitian dan kerapihan dalam bekerja, dan mengasah kreativitas siswa. Kami juga belajar mengemukakan pendapat dengan penuh tnggung jawab dan sikap saling menghargai.

 

d579f5d7-51aa-4a54-b5a0-5eb40e37745c 16063360-f978-4ca1-a4c1-5fe139a39a54

SMA Instagram

PERAK 2016

Everyone is entitled to have a freedom. Freedom of thought, giving opinion, and getting all of the rights. As we know, on 17th August is our beloved country’s birthday. In that day, everyone in Indonesia will have a flag ceremony including all of Indonesia’s student. After the ceremony, Indonesian people will celebrate that day with different ways.

Yahya Senior High School also celebrate the Independence day on 19th  August. The celebrating started with the flag ceremony. All of the OSIS members were on officers ceremony. All of them wore a complete white uniform like a real Paskibraka on TV. Every student followed the ceremony very serious.

After the ceremony, teacher told us to prepare our own class to following the game and gave us several minutes to change our school uniform with sporty uniform. OSIS team also prepared all of they need like the food stand and the score board.

Let me tell you about the game. the first game spent a lot of time, the game called estafet. I think, estafet was a name for a group band. Balap karung, bakiak, insert the thread into the needle, kerupuk eating contest, and the most interesting game in estafet is taking coins from the fruit that smeared with coffee and oil. Every student laughs of it. Laugh at them who were a part of that game.

The second game was Bola Sarung, the boys who joined this game looked cooler than usual. They played soccer with wearing a sarung and ran like there wasn’t anything hampered them.

Okay, the third game was very challenging and need a lot of energy. The game called Tarik Tambang. This game needed so many participants from each class. I think this game was the most exciting game.

Although we’ve tired but this activities have a lot of means and unforgettable things. We are taught to become cooperative with each other, sportive, and because of this event we have a good togetherness time not only for a member of class but with everyone in Yahya Senior High School, including the teachers. You know what? The teachers also participated on this activity. Honestly, I’m very enjoyed 71st birthday in Yahya Senior High School.

Author : Lisa Lusiana

Editor  : Sri Wahyuni

SD Instagram

Perayaan HUT RI ke – 71

Guru dan semua murid mengadakan ucapan syukur dengan memuji Tuhan,berdoa dan mendengarkan Firman Tuhan, kemudian dilanjutkan dg sambutan ketua panita oleh Bapak Dadi . Beliau menjelaskan tentang apa itu kemerdekaan, perjuangan, menghargai keberanekaragaman budaya Indonesia dan apa yang harus kita lakukan dalam mengisi kemerdekaan.
Setelah itu anak anak diperkenalkan permainan – permainan tradisional Indonesia, yaitu :

  • Galah asin atau gobaksodor
  • Sondah
  • Egrang
  • Jeblak panto
  • Sapintrong
  • Boyboyan
  • Oray orayan

 

IMG_5102-135-compressed

MEMPERINGATI HUT RI KE-71

Sungguh patut bersyukur kepada yang Maha Kasih dan Pemurah, sehingga karena kasih dan kemurahanNya. Pada tangggal 19 Agustus 2016 anak – anak KB – TKK Yahya dapat mengikuti upacara bendera dan perlombaan – perlombaan.

 

Adapun perlombaannya, yaitu :
Kelas KB :
Lomba mengambil balon berisi air
Lomba Menangkap ikan kecil
– Kelas TK A :
Lomba memakai kaos kaki
Lomba mengambil bola sebanyak – banyaknya

Kelas TK B :
Lomba membawa kelereng
Lomba berjalan bertiga beriringan didalam hulahup
– Orang tua, guru & karyawan : 
Lomba makan kerupuk

Semua anak – anak, guru serta orang tua merasa senang dapat ikut menyaksikan lomba – lomba yang ada, sehingga hal terebut pun membuat anak – anak menjadi tampil berani di depan orang tua mereka. Selain daripada itu guru – guru pun merasa bersukacita melihat anak – anak KB – TK Yahya dapat merayakan hari kemerdekaan bersama – sama.
Setelah mengikuti lomba – lomba yang sangat seru anak – anak makan nasi kuning bersama- sama, dan tibalah saat pembagian hadiah.
Dengan adanya Perayaan HUT RI ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi anak dan mereka bisa mengerti arti dari Indonesia yang saat ini sudah merdeka. Semoga anak – anak Indonesia dapat belajar dengan baik, dan dapat tercapai cita – cita mereka dikemudian hari.

IMG_5022-68-compressed IMG_5061-101-compressed IMG_5072-110-compressed IMG_4965-37-compressed

 

 

Proyek Benua Eropa

Proyek Benua

Pada hari Selasa, tepatnya pada tanggal 26 Juli 2016. Kami dari kelompok Eropa telah membagi peran masing – masing dalam tugas IPS yang diberikan oleh Ibu Ema dan mulai mengerjakannya dengan penuh semangat. Ronald sebagai ketua kelompok, Naomi membantu dalam mencariDSC03341-compressed-compressed informasi dan membuat power point, Gabriel membantu dalam mencari informasi, dan Marcella membuat proyek Benua Eropa. Dalam tugas kelompok ini juga diperlukan bahan-bahan untuk membuat proyek, seperti :

– Sterofoam
– Kertas HVS A4
– Cat Air
– Dll.

Waktu pun terus berjalan, proyek untuk Benua Eropa hamper selesai, sama halnya dengan bagian power point pun hampir selesai. Jika semuanya dikerjakan bersama rasanya terasa lebih mudah. Setelah itu, Ibu Ema mulai memeriksa pekerjaan kami dan memberi masukan. Dalam tugas ini kami diajarkan pengetahuan mengenai Benua Eropa.
Penulis : Marcella (9C)

DSC03347-compressed-compressedDSC03328-compressed-compressed DSC03326-compressed-compressed

MPLS SMAK Yahya 20163

MPLS SMAK Yahya 2016

     Apa yang akan terbesit di pikiran kita sewaktu mendengar kata MPLS atau MOS? Pemikiran kita pasti langsung merujuk ke kakak mentor, guru, sekolah, seragam yang serba baru, bahkan siswa baru yang masih polos dan pendiam.

Semuanya diawali pada tanggal 14 Juli 2016, dimana para panitia dan siswa baru sudah memenuhi area SMAK Yahya sejak pukul 6.45 untuk mengawali kegiatan dengan upacara. Kemudian semua siswa baru diarahkan ke aula ex-TKK Yahya untuk pembagian mentor serta mengisi data murid dan absen. Dilanjutkan dengan pengenalan _MG_1186-compressedlingkungan sekolah yang dibagi menjadi dua kelompok besar. Setelah puas berkeliling dan berkenalan dengan gedung sekolah, para siswa baru diberi waktu untuk beristirahat. Kemudian, pada pukul 1 siang, ada seminar tentang sex education, penyuluhan narkoba, dan etika pergaulan yang sangat penting bagi para remaja labil saat ini. Seminar berlangsung selama tiga jam nonstop,lho. Namun sebelum seminar, ada sebuah tampilan yang sangat menyegarkan mata, yaitu talent show dari para panitia. Semua panitia MPLS menari tanpa malu dan penuh semangat, semua orang yang ada di aula tersebut terhibur karna tampilan tersebut. Setelah seminar, para siswa pulang ke rumah masing-masing untuk menyiapkan segala sesuatu yang harus dibawa untuk retreat besok. Sedangkan para panitia? Mereka masih saja nyaman berada di sekolah mematangkan persiapan untuk keesokan harinya.

  Jumat, 15 Juli 2016 pukul 11 siang, para _MG_1187-compressedpeserta, panitia serta beberapa guru pergi ke Hotel Yehezkiel di Lembang untuk retreat. Semua kegiatan diawali dengan pembagian kamar, dan tidak lupa kebaktian pembukaan. Jangan lupa tata tertib yang sangat jelas dari tim kesiswaan. Saat melakukan kegiatan di retreat, semua tampak sangat menikmati acara, baik para peserta, panitia dan guru. Malamnya, ada KKR yang menyadarkan kita agar mau membuka hati dan membiarkan Tuhan yang mengambil alih hidup kita, dan selalu percaya serta bersyukur pada rencana-Nya yang ajaib.

Sabtu, 16 Juli 2016 yang pastinya diawali dengan kebaktian pembukaan, selanjutnya yaitu games yang selalu seru dan membuat kita terhibur. Ada enam pos dengan enam jenis games yang berbeda, dan pastinya masing-masing games mengajarkan nilai-nilai penting bagi kita. Namun, yang paling menarik dan menghibur yaitu “cau” dan “blind date”.

Permainan cau ini dimainkaMPLS SMAK Yahya 20161n oleh dua kelompok, yang masing-masing kelompok memilih satu orang perwakilan. Dua orang perwakilan tersebut akan ditutup matanya oleh kain dan harus memakan sebuah pisang yang digantung di tongkat pramuka mengikuti arahan berbentuk kode bebas yang dibuat oleh anggota kelompok. Permainan ini menyebabkan tawa yang tak berujung, wajah yang puas menertawakan satu sama lain bahkan ada sesama jenis yang tidak sengaja berciuman dan bertabrakan saat berebut pisang. Tidak kalah seru yaitu blind date. Cara bermainnya adalah salah satu anggota perempuan akan ditutup matanya oleh kain, kemudian salah satu anggota laki-laki akan didandani oleh perempuan tersebut berdasarkan arahan MPLS SMAK Yahya 20164dari masing-masing anggota kelompoknya. Pemenangnya yaitu yang makeupnya paling rapi dan bagus. Permainan ini membuat kita puas menertawakan wajah teman yang serupa dengan badut, atau karena salah saat memoleskan makeup ke wajah teman kita.

Saat hari terakhir di hotel, tepatnya sebelum makan siang, salah seorang siswa berulang tahun sehingga para panitia dan guru menjahili siswa tersebut. Siswa tersebut dimarahi oleh panitia bersamaan dengan beberapa siswa lainnya di hadapan para peserta dan guru. Namun, akting yang dilakukan oleh para panitia sangat bagus sehingga para peserta tidak menyangka bahwa itu semua hanya rekayasa. Di akhir, semua menyanyikan lagu Happy Birthday dengan gembira.

“Luar biasa, bahagia, dan sangat seru.” ujar beberapa siswa baru. Mereka juga mengaku puas dengan susunan acara yang rapi sehingga tidak ada waktu yang terbuang sia-sia dan permainannya luar biasa. Namun mere
ka mengharapkan agar kakak kelas lebih friendly dan murah senyum. Tapi, mereka senang dengan kakak kelas yang baik dan kocak. Sstt, beberapa siswi berharap ada panitia atau siswa baru yang tergolong ganteng, hihi. Tapi bukan berarti angkatan-angkatan yang sekarang tidak ganteng, lho. Oh ya, walaupun ada yang masuk ke SMAK Yahya dengan alasan terpaksa, namun mereka senang bisa mengenal dunia baru yang indah dan mendapat sekolah yang berkualitas dalam segala hal.

Bagaimana dengan panitia saat ditanya mengenai MPLS? “Tahun ini rame dan para pesertanya cenderung menurut dan tidak bandel,” ujar beberapa kakak mentor. Selain itu, mereka senang bisa mendapat beberapa surat cinta yang gokil dan romantis disertai dusta ringan dari siswa baru. Kakak mentor yang sudah baper pun seketika jatuh hanya dengan kata ‘just kidding’ yang ditulis di penghujung surat. Harapan mereka di MPLS tahun depan agar panitianya dapat lebih tegas lagi dan MPLS semakin seru. Kita patut bangga kepada para panitia yang sudah datang walaupun masih musim liburan dan mempersiapkan MPLS tahun ini dengan usaha yang maksimal.
MPLS SMAK Yahya 20161 (2)

Penulis : Angela Mary – XI MIA 1

Bali

Tour Bali 2016

There’s always a moment for every grade in our school to have a short trip with the intention of escaping from the busy schedule for a while and tighter our friendship. After coping with exams and tasks the school gave us, going in a trip seems to be a bright idea. It is rare for us to travel elsewhere with friends.  So when the opportunity was offered, we most likely took it. Although, there were a few friends who decided not to come along.

This year, we, the 12 grade went to Bali. It was a seven-day trip including the ride on the bus. The ride was thirty-six hour long. The route we chose is from Bandung straight to Jogjakarta then Probollinggo, Situbondo, We crossed the sea by a ferri at a port in Banyuwangi. We arrived in Gilimanuk, then went for another four hour drive to Denpasar.

When we arrived at the hotel, we cheered and thanked God for blessing our ride. Teachers distributed the card for each room immediately. It was thirty nine past nine thirty in the night so we literally didn’t do anything but taking a shower and resting  in our rooms, but some energized people went to a diner nearby or even visited the local store. Just like them, I went to McDonald’s with the other three. Oh, before going any further, Ms. Surjati had warned us if we wanted to go somewhere in the free time, it had to be at least four of us. That’s like a way to prevent something bad from happenning.

In the morning, we all woke up early to eat breakfast. Then, we went to Tanjung Benoa to play water sports. It was my favorite. The teachers let us pick what we wanted to play. There were so many choices, I chose Banana Boat and Donut Boat. The boys chose to play parasailing first. There were seven persons who went to the white sand island nearby to see animals. The other girls were refusing to play at first since they were worried about their hair and undergarments. But in the end, they all decided to play and it was nice to play together. I kind of regret I didn’t try the flying shoes thing. But well, there’s always next time.

After eating our lunch, we went to Garuda Wisnu Kencana. We were exhausted yet excited at the same time. We watched the progress of the statue and were amazed by it. The place was huge and really good for photography. We were actually scheduled to visit Pasar Sukowati but majority of us refused and decided to go to Dreamland Beach instead. The trip for the day was exhausting. We had our dinner at Jimbaran. It was new to me, eating dinner while looking out to the beautiful beach. We literally had dinner on the beach while feeling the warm sand on our toes. Then, we went back to the hotel and had our free time. Oh, the teachers had announced the curfew for us was around ten pas thirty. If we had got back to the hotel above the specified hour, we would surely have got  grounded.

The next morning was another journey. We went straight to Bali Classic Centre. It was a place to know Bali in general. The tour guide showed us the traditional dances and even invited us to join the dancers. Five of my friends were invited to dance and although they danced awkwardly, it was worth a show. After that, we had our lunch in Kintamani Restaurant which had the most delicious food ever, then continued our trip to Krisna Shop where we bought things for our beloved family back home.

The next day was Sunday. We started the day by going to church. We attended a sunday service at GBI Rock. Then, we went to Saras Restaurant to have our lunch. Right after that, we don’t want to waste any time we had left. We visited Pura Ulun Danu Beratan and it was gorgeous. The pure is located right beside a huge lake so there is no doubt the landscape is amazing. We took photos together then went to the hotel. We realized it was our last day in Bali. So we spent our time  taking pictures, walking around Bali with loved ones, just making sweet memories with high school sweethearts.

Nobody wanted the next day. But it was time to say bye-bye to the gorgeous island. We packed our bags then loaded them to the bus. We chose the most comfortable seats then off we went to Bandung. We stopped by Jogja to shop on the famous Malioboro Street and of course, to eat. Then we continued our long ride home.

Going to Bali is an unforgettable moment for me. It was fun to have a trip with school friends. I hope whatever we all had in Bali will always be a reminder that high school memories never end.

IMG-20160716-WA0011

Educlinic Bersama IT Maranatha

   Fakultas Teknologi Informasi rutin mengadakan educlinic ke SMA yang ada di Bandung guna untuk memperkenalkan dunia IT kepada siswa-siswi SMA. Kesempatan kali ini dari Fakultas Teknologi Informasi mengadakan educlinic ke SMA Kristen Yahya, Bandung. Siswa-siswi SMA Kristen Yahya sangat berpartisipasi dalam pembuatan game menggunakan Construct2 dengan instruktur bp. Sulaeman Santoso,S.Kom., M.T.

IMG-20160716-WA0013 IMG-20160716-WA0015

 

 

 

 

Sumber : http://it.maranatha.edu/educlinic-sma-kristen-yahya-bandung/

Peringatan 61 Tahun Asia Afrika

Peringatan Konferensi Asia Afrika yang ke 61

1 Mei 2016

Pada tanggal 1 Mei 2016 Paduan suara SMP Kristen Yahya mendaoat kesempatan untuk mengisi acara peringatan Ulang tahun Konferensi Asia Afrika yang ke – 61 di Gedung Merdeka. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami, sebagai generasi muda penerus bangsa yang tentu saja tidak boleh kita lupakan bagian – bagian sejarah bangsa ini.

IMG_9286_zpsathkmkaz

Gerakan Pungut Sampah (GPS)

GPS (Gerakan Pungut Sampah) & Penyerahan Sampah Plastik ke Bank Sampah Ecomart.

Gerakan pilah sampah yang akhirnya terkumpul sampah – sampah plastic disetiap tingkatan kelas diserahkan ke Bandk Sampah Ecomart. Hasil dari penjualan sampah akan disumbangkan. Kemudian dilanjutkan dengan Gerakan Pungut Sampah disekitar lingkungan SDK Yahya.

GPS -1IMG_8805_zpsuvosedxv

IMG_8807_zpsx22vh9p0IMG_9261_zpsc6pwejcd

 

IMG_9274_zps45f0q7jx

Kegiatan Trial Class

Kegiatan Trial Class

Para peserta atau calon peserta didik TKK Yahya mengadakan serangkaian kegiatan bersama. Mereka belajar untuk mengenal lingkungan TKK Yahya, mengenal Ibu guru, belajar dan berkegiatan. Sebelum menuju ke Kelompok Bermain, anak-anak dipersiapkan untuk lebih siap memulai ke jenjang Kelompok Bermain

trial_maret 192_zpsom41gnhp Kegiatan Trial Class Psikologi 023_zpsezpzuwyj

1_zpszmyxvyuz

Cooking Class “It’s more than just cooking”

It’s more than just cooking…

Cooking Class 2016

6_zpswbwerszu

On Friday, February 12th 2016, Yahya Senior High School held a cooking class for grade X, XI, and XII. Each Class had to make a big lunch to be shared among themselves, and the classroom teacher, or anyone. The school subsidized each of us and two teachers with Rp 10.000,-

At first, I was annoyed because I don’t really like cooking.Well, just the same as my mom actually. I could imagine how boring that day would be.

But it turned out that doing something I don’t like with people I love – such as my friends – are actually fun.

So, realizing that I can’t do anything more, I only helped out by washing the veggies, meat and dishes. After quite some time, the foods were ready and we gathered in our classroom to pray together, before lunch. There were enough sausages, French Fries, chicken nuggets, fried vermicelli, soda drinks and Nutrisari for the whole class, teachers, and even visitors. We ate a lot while we were chatting 3_zpswgpurn8yto one and another. Many of our friends from other classes were also there, tasting some of our servings.

After a few moments, we finished all the dishes. Then our classroom teacher played two short video clips about helping each other. We discussed the moral messages of the shows. We closed the activity with a prayer.

In the end, not boredom filled my heart, but gratefulness. It was such a fun and sweet moment when we were together, helping and sharing. We don’t know when God will separate us. We should use the chance to get together like this while we still have it.

Author : Debora Gita Ratri

Editor  : Sri Wahyuni, S. Ip, M. Hum